Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang
KENALI DUNIA AN 3.137
Kenali dunia dalam sutta ini
Sutta ini mengajak kita merenungkan pentingnya keyakinan pada akibat perbuatan dan usaha dalam praktik spiritual. Mari kita simak bagaimana Sang Buddha menggambarkan bahaya pandangan yang menolak tanggung jawab moral.
Dalam sutta ini, Sang Buddha menyampaikan kepada para bhikkhu bahwa ajaran Makkhali, seorang petapa pengusung doktrin non-akibat, adalah yang paling buruk di antara semua ajaran petapa dan brahmana. Beliau menegaskan bahwa para Buddha masa lalu, masa depan, dan masa kini selalu mengajarkan kekuatan perbuatan, tindakan, dan usaha, sementara Makkhali menentangnya. Sang Buddha menganalogikan Makkhali sebagai perangkap di muara sungai yang membawa celaka bagi banyak makhluk.
Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
Seperti halnya, para bhikkhu, sebuah perangkap yang dipasang di muara sungai akan membawa celaka, penderitaan, kemalangan, dan bencana bagi banyak ikan;
It’s like a trap set at the mouth of a river, which would bring harm, suffering, calamity, and disaster for many fish.
demikian pula, para bhikkhu, Makkhali, orang yang sia-sia itu, bagaikan perangkap bagi manusia, yang muncul di dunia ini untuk celaka, penderitaan, kemalangan, dan bencana bagi banyak makhluk.”
In the same way that futile man the bamboo-staffed ascetic is a trap for humans, it seems to me. He has come into the world for the harm, suffering, calamity, and disaster of many beings.”
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.
AN 3.137 · Kesakambala Sutta: Selimut Rambut | Tiga Keranjang