an3.137:2.1 Makkhali, para bhikkhu, orang yang sia-sia itu, memiliki pandangan dan keyakinan demikian:
an3.137:2.2 ‘Tidak ada kekuatan dalam perbuatan, tidak ada kekuatan dalam tindakan, tidak ada kekuatan dalam usaha.’
an3.137:2.3 Mereka yang di masa lampau adalah para Arahant, Buddha yang tercerahkan sempurna, para Bhagavā itu juga mengajarkan kekuatan perbuatan, tindakan, dan usaha.
an3.137:2.4 Namun Makkhali, orang yang sia-sia itu, menentang mereka dengan berkata:
an3.137:2.5 ‘Tidak ada kekuatan dalam perbuatan, tidak ada kekuatan dalam tindakan, tidak ada kekuatan dalam usaha.’
an3.137:2.6 Mereka yang di masa depan akan menjadi para Arahant, Buddha yang tercerahkan sempurna, para Bhagavā itu juga akan mengajarkan kekuatan perbuatan, tindakan, dan usaha.
an3.137:2.7 Namun Makkhali, orang yang sia-sia itu, akan menentang mereka dengan berkata:
an3.137:2.8 ‘Tidak ada kekuatan dalam perbuatan, tidak ada kekuatan dalam tindakan, tidak ada kekuatan dalam usaha.’
an3.137:2.9 Dan aku juga, para bhikkhu, saat ini adalah Arahant, Buddha yang tercerahkan sempurna, yang mengajarkan kekuatan perbuatan, tindakan, dan usaha.
an3.137:2.10 Namun Makkhali, orang yang sia-sia itu, menentangku dengan berkata:
an3.137:2.11 ‘Tidak ada kekuatan dalam perbuatan, tidak ada kekuatan dalam tindakan, tidak ada kekuatan dalam usaha.’
