‹
AN 3.132

Lekhasutta

Sutta tentang Goresan

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 3.132

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini menggunakan perumpamaan sederhana untuk merenungkan bagaimana kita merespons kemarahan dan perkataan kasar. Mari kita simak bagaimana Sang Buddha membedakan tiga tipe individu ini melalui analogi goresan pada batu, tanah, dan air.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Dalam sutta ini, Sang Buddha membahas tiga tipe individu yang ada di dunia, dianalogikan dengan tiga jenis goresan: goresan pada batu, goresan pada tanah, dan goresan pada air. Perbedaan ketiganya terletak pada bagaimana mereka merespons kemarahan dan perkataan kasar, serta berapa lama kemarahan itu melekat dalam diri mereka.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an3.132:3.1

Katamo ca, bhikkhave, udakalekhūpamo puggalo?

Dan apakah, para bhikkhu, individu yang bagaikan garis di atas air?

And who is the individual like a line drawn in water?

an3.132:3.2

Idha, bhikkhave, ekacco puggalo āgāḷhenapi vuccamāno pharusenapi vuccamāno amanāpenapi vuccamāno sandhiyatimeva saṁsandatimeva sammodatimeva.

Di sini, para bhikkhu, seseorang yang walaupun dikata-katai dengan kasar, dikata-katai dengan keras, dikata-katai dengan tidak menyenangkan, tetap saja berhubungan, tetap saja berinteraksi, tetap saja menyapa.

It’s an individual who, though spoken to by someone in a rough, harsh, and disagreeable manner, still stays in touch, interacts with, and greets them.

an3.132:3.3

Seyyathāpi, bhikkhave, udake lekhā khippaṁyeva paṭivigacchati, na ciraṭṭhitikā hoti;

Bagaikan, para bhikkhu, garis di atas air yang segera lenyap dan tidak bertahan lama;

It’s like a line drawn in water, which vanishes right away, and doesn’t last long.

an3.132:3.4

evamevaṁ kho, bhikkhave, idhekacco puggalo āgāḷhenapi vuccamāno pharusenapi vuccamāno amanāpenapi vuccamāno sandhiyatimeva saṁsandatimeva sammodatimeva.

demikian pula, para bhikkhu, di sini seseorang yang walaupun dikata-katai dengan kasar, dikata-katai dengan keras, dikata-katai dengan tidak menyenangkan, tetap saja berhubungan, tetap saja berinteraksi, tetap saja menyapa.

In the same way, an individual, though spoken to by someone in a rough, harsh, and disagreeable manner, still stays in touch, interacts with, and greets them.

an3.132:3.5

Ayaṁ vuccati, bhikkhave, udakalekhūpamo puggalo.

Ini disebut, para bhikkhu, individu yang bagaikan garis di atas air.

This is called an individual like a line drawn in water.

an3.132:3.6

Ime kho, bhikkhave, tayo puggalā santo saṁvijjamānā lokasmin”ti.

Ini, para bhikkhu, adalah tiga individu yang ada dan terdapat di dunia ini."

These are the three individuals found in the world.”

an3.132:3.8

Kusināravaggo tatiyo.

Bab Kusinārā yang ketiga.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.