‹
AN 3.123

Kusinārasutta

Khotbah di Kusinārā

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 3.123

Kenali dunia dalam sutta ini

Dalam khotbah ini, Sang Buddha mengajak kita merenungkan bagaimana sikap batin penerima dana memengaruhi nilai pemberian. Mari kita simak dengan tenang.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Sang Buddha mengajarkan tentang dua jenis bhikkhu yang menerima dana makanan dari umat: satu yang terikat dan lengah, sehingga pemberian kepadanya tidak berbuah besar, dan satu lagi yang tidak terikat dan tekun, sehingga pemberian kepadanya berbuah besar. Perbedaannya terletak pada sikap batin saat menerima dan menikmati makanan.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an3.123:3.1

Tassa evaṁ hoti:

Kemudian bhikkhu itu berpikir:

The mendicant thinks:

an3.123:3.2

‘sādhu vata myāyaṁ gahapati vā gahapatiputto vā paṇītena khādanīyena bhojanīyena sahatthā santappeti sampavāretī’ti.

'Sungguh baik bahwa perumah tangga atau putra perumah tangga ini dengan tangannya sendiri melayani dan memuaskanku dengan berbagai makanan keras dan lunak yang lezat.'

‘It’s so good that this householder serves me with delicious fresh and cooked foods.’

an3.123:3.3

Evampissa hoti:

Kemudian ia berpikir lagi:

Then they think:

an3.123:3.4

‘aho vata māyaṁ gahapati vā gahapatiputto vā āyatimpi evarūpena paṇītena khādanīyena bhojanīyena sahatthā santappeyya sampavāreyyā’ti.

'Semoga perumah tangga atau putra perumah tangga ini kelak juga melayani dan memuaskanku dengan berbagai makanan keras dan lunak yang lezat seperti ini.'

‘I really hope this householder serves me with delicious fresh and cooked foods in the future, too.’

an3.123:3.5

So taṁ piṇḍapātaṁ gathito mucchito ajjhosanno anādīnavadassāvī anissaraṇapañño paribhuñjati.

Ia memakan makanan itu dengan terikat, tergila-gila, melekat, tanpa melihat bahayanya, dan tanpa memahami jalan keluarnya.

They eat that food tied, infatuated, attached, blind to the drawbacks, and not understanding the escape.

an3.123:3.6

So tattha kāmavitakkampi vitakketi, byāpādavitakkampi vitakketi, vihiṁsāvitakkampi vitakketi.

Ia merenungkan pikiran-pikiran indrawi, merenungkan pikiran-pikiran berniat jahat, dan merenungkan pikiran-pikiran berniat menyakiti.

They think about it with sensual, malicious, or cruel thoughts.

an3.123:3.7

Evarūpassāhaṁ, bhikkhave, bhikkhuno dinnaṁ na mahapphalanti vadāmi.

Para bhikkhu, Aku katakan bahwa pemberian kepada bhikkhu yang demikian tidaklah berbuah besar.

A gift to such a mendicant is not very fruitful, I say.

an3.123:3.8

Taṁ kissa hetu?

Mengapa demikian?

Why is that?

an3.123:3.9

Pamatto hi, bhikkhave, bhikkhu viharati.

Karena bhikkhu itu, para bhikkhu, berdiam dalam kelengahan.

Because that mendicant is negligent.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.