Ekaṁ samayaṁ bhagavā kusinārāyaṁ viharati baliharaṇe vanasaṇḍe.
Pada suatu ketika Sang Bhagavā sedang menetap di dekat Kusinārā, di Hutan Persembahan.
At one time the Buddha was staying near Kusinārā in the Forest of Offerings.
Khotbah di Kusinārā
Dalam khotbah ini, Sang Buddha mengajak kita merenungkan bagaimana sikap batin penerima dana memengaruhi nilai pemberian. Mari kita simak dengan tenang.
Sang Buddha mengajarkan tentang dua jenis bhikkhu yang menerima dana makanan dari umat: satu yang terikat dan lengah, sehingga pemberian kepadanya tidak berbuah besar, dan satu lagi yang tidak terikat dan tekun, sehingga pemberian kepadanya berbuah besar. Perbedaannya terletak pada sikap batin saat menerima dan menikmati makanan.
Ekaṁ samayaṁ bhagavā kusinārāyaṁ viharati baliharaṇe vanasaṇḍe.
Pada suatu ketika Sang Bhagavā sedang menetap di dekat Kusinārā, di Hutan Persembahan.
At one time the Buddha was staying near Kusinārā in the Forest of Offerings.
Tatra kho bhagavā bhikkhū āmantesi:
Di sana Sang Bhagavā berkata kepada para bhikkhu:
There the Buddha addressed the mendicants,
“bhikkhavo”ti.
"Para bhikkhu."
“Mendicants!”
“Bhadante”ti te bhikkhū bhagavato paccassosuṁ.
"Yang Mulia," jawab para bhikkhu itu kepada Sang Bhagavā.
“Venerable sir,” they replied.
Bhagavā etadavoca:
Sang Bhagavā berkata sebagai berikut:
The Buddha said this:
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.