Katamañca, bhikkhave, manosoceyyaṁ?
Dan apakah, para bhikkhu, kesucian pikiran itu?
And what is purity of mind?
Kesucian (1)
Dalam sutta ini, Sang Buddha memberikan kerangka sederhana namun mendalam untuk memahami kemurnian dalam praktik Buddhis. Mari kita simak bagaimana beliau merinci tiga aspek kesucian yang menjadi fondasi kehidupan etis.
Dalam khotbah singkat ini, Sang Buddha menjelaskan tiga jenis kesucian yang harus dikembangkan oleh para bhikkhu: kesucian tubuh, kesucian ucapan, dan kesucian pikiran. Masing-masing diuraikan secara ringkas, dengan penekanan pada penghindaran perbuatan tidak baik dan pengembangan kualitas batin yang positif.
Katamañca, bhikkhave, manosoceyyaṁ?
Dan apakah, para bhikkhu, kesucian pikiran itu?
And what is purity of mind?
Idha, bhikkhave, ekacco anabhijjhālu hoti abyāpannacitto sammādiṭṭhiko.
Di sini, para bhikkhu, seseorang tidak memiliki keinginan yang berlebihan, memiliki pikiran yang tidak penuh kebencian, dan memiliki pandangan benar.
It’s when someone is content, kind-hearted, and has right view.
Idaṁ vuccati, bhikkhave, manosoceyyaṁ.
Ini, para bhikkhu, disebut ‘kesucian pikiran’.”
This is called ‘purity of mind’.
Imāni kho, bhikkhave, tīṇi soceyyānī”ti.
“Inilah, para bhikkhu, tiga jenis kesucian itu.”
These are the three kinds of purity.”
Aṭṭhamaṁ.
Kedelapan.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.