Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang
KENALI DUNIA AN 3.102
Kenali dunia dalam sutta ini
Sutta ini memberikan panduan praktis tentang keseimbangan dalam meditasi. Mari kita simak bagaimana Buddha menggunakan perumpamaan pandai emas untuk menjelaskan pentingnya mengatur energi dan ketenangan dalam latihan batin.
Dalam sutta ini, Buddha mengajarkan kepada para bhikkhu tentang tiga landasan yang harus diperhatikan secara seimbang oleh seorang yang berlatih pikiran lebih tinggi: landasan ketenangan, landasan usaha, dan landasan keseimbangan. Jika hanya satu landasan yang digunakan, pikiran akan cenderung malas, gelisah, atau tidak terkonsentrasi dengan benar. Dengan memperhatikan ketiganya secara bergantian, pikiran menjadi lunak, mudah diolah, bersinar, dan mampu mencapai berbagai realisasi, termasuk kekuatan batin dan akhir kekotoran batin.
Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an3.102:1.1 “Mendicants, a mendicant committed to the higher mind should focus on three bases from time to time:
an3.102:1.2 the basis of immersion, the basis of exertion, and the basis of equanimity.
an3.102:1.3 If a mendicant dedicated to the higher mind focuses solely on the basis of immersion, it’s likely their mind will incline to laziness.
an3.102:1.4 If they focus solely on the basis of exertion, it’s likely their mind will incline to restlessness.
an3.102:1.5 If they focus solely on the basis of equanimity, it’s likely their mind won’t properly become immersed in samādhi for the ending of defilements.
an3.102:1.6 But when a mendicant dedicated to the higher mind focuses from time to time on the basis of immersion, the basis of exertion, and the basis of equanimity, their mind becomes pliable, workable, and radiant, not brittle, and has become rightly immersed in samādhi for the ending of defilements.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.