Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang
KENALI DUNIA AN 3.100
Kenali dunia dalam sutta ini
Sutta ini mengajak kita merenungkan bagaimana hukum kamma bekerja secara lebih bernuansa, tidak sederhana dan mekanis. Melalui perumpamaan yang hidup, kita diajak melihat bahwa pengembangan diri adalah kunci untuk meringankan beban akibat perbuatan lampau.
Buddha menjelaskan bahwa akibat suatu perbuatan tidak selalu sama bagi setiap orang, melainkan bergantung pada kondisi batin dan moral pelakunya. Ia menggunakan perumpamaan segumpal garam yang membuat air sedikit menjadi asin, tetapi tidak berpengaruh pada sungai besar, untuk menunjukkan bahwa orang yang tidak mengembangkan diri akan menderita berat akibat kesalahan kecil, sementara orang yang telah mengembangkan diri akan mengalaminya dengan ringan di kehidupan ini juga.
Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
Bagaimanakah, para bhikkhu, seorang penjual domba atau tukang sembelih domba tidak dapat membunuh, mengikat, menyita, atau memperlakukan sesukanya seekor domba yang mencuri miliknya?
Demikianlah, para bhikkhu, seorang penjual domba atau pembantai domba tidak mampu menghukum, mengikat, atau menyiksa domba yang diambilnya tanpa diberikan, atau memperlakukannya sesuai kehendaknya.
Akan tetapi, para bhikkhu, ada pula seseorang yang melakukan perbuatan jahat yang sama kecilnya, tetapi ia mengalami akibatnya dalam kehidupan ini, sehingga tidak ada sisa yang tersisa, apalagi banyak. …
Meanwhile, another individual does the same trivial bad deed, but experiences it in this life, so that not even a little remains, let alone a lot. …
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.
AN 3.100 · Khotbah tentang Segumpal Garam | Tiga Keranjang