‹
AN 2.32-41

AN2.32-41

AN2.32-41

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 2.32-41

Kenali dunia dalam sutta ini

Kumpulan sutta ini bagaikan sepuluh permata kecil yang masing-masing memantulkan cahaya berbeda dari ajaran Buddha. Dari rasa terima kasih hingga akar konflik, dari definisi sesepuh hingga nasib Dhamma, mari kita renungkan satu per satu bagaimana ajaran-ajaran ini relevan dengan kehidupan kita sehari-hari.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Kumpulan sepuluh sutta pendek ini membahas berbagai ajaran inti: pentingnya rasa terima kasih sebagai penanda orang baik, cara membalas budi orang tua yang sesungguhnya, ajaran Buddha tentang tindakan dan ketidak-tindakan, siapa yang layak menerima persembahan, perbedaan antara belenggu internal dan eksternal, akar penyebab konflik, definisi sesepuh sejati, serta perumpamaan tentang kondisi Saṅgha dan pelestarian Dhamma.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

an2.36:4.1 Furthermore, a mendicant is ethical … they keep the rules they’ve undertaken.

an2.36:4.2 They simply practice for disillusionment, dispassion, and cessation regarding sensual pleasures.

an2.36:4.3 They simply practice for disillusionment, dispassion, and cessation regarding future lives.

an2.36:4.4 They practice for the ending of craving.

an2.36:4.5 They practice for the ending of greed.

an2.36:4.6 When their body breaks up, after death, they are reborn in one of the orders of gods.

an2.36:4.7 When they pass away from there, they are non-returners, not coming back to this place.

an2.36:4.8 This is called an individual who is fettered externally, a non-returner, who does not come back to this place.”

an2.37:4.1 “Who in the world has gone beyond the insistence on sensual desire and the insistence on views?”

an2.37:4.2 “In the eastern lands there is a city named Sāvatthī.

an2.37:4.3 There the Blessed One is now staying, the perfected one, the fully awakened Buddha.

an2.37:4.4 He, brahmin, has gone beyond the insistence on sensual desire and the insistence on views.”

an2.38:4.1 Excellent, worthy Kaccāna! … From this day forth, may the worthy Kaccāna remember me as a lay follower who has gone for refuge for life.”

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.