‹
AN 11.9

Saddhasutta

Khotbah tentang Saddha

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 11.9

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini menggunakan perumpamaan kuda untuk menggambarkan kualitas meditasi. Perhatikan baik-baik perbedaan antara 'bersandar' pada objek dan 'melepaskan' semua sandaran—di situlah inti ajaran ini berada.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Sang Buddha mengajarkan Yang Mulia Saddha tentang dua cara bermeditasi: seperti kuda liar yang terikat pada makanan dan rangsangan indrawi, atau seperti kuda berdarah murni yang tidak terikat pada apa pun. Meditasi yang benar adalah melepaskan semua sandaran—bahkan pada objek-objek luhur sekalipun—sehingga para dewa pun memberi hormat dari jauh.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an11.9:8.1

‘Namo te purisājañña,

‘Hormat kepada-Mu, wahai kuda jantan unggul,

‘Homage to you, O thoroughbred!

an11.9:8.2

namo te purisuttama;

hormat kepada-Mu, wahai manusia tertinggi;

Homage to you, supreme among men!

an11.9:8.3

Yassa te nābhijānāma,

Kami tidak mengetahui

We don’t understand

an11.9:8.4

yampi nissāya jhāyasī’”ti.

dasar yang menjadi sandaran meditasi-Mu.’”

the basis of your absorption.’”

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.