Idamavoca bhagavā.
Demikianlah Sang Bhagavā bersabda.
That is what the Buddha said.
Kelompok Lima Puluh Pertama
Bagian ini adalah penutup dari seluruh Aṅguttara Nikāya. Teks ini menggunakan gaya singkatan yang sangat padat, mengulang formula yang sama untuk berbagai kekotoran batin. Cobalah untuk merasakan ritme dan tujuannya: menegaskan bahwa semua kekotoran batin, apa pun bentuknya, dapat diatasi dengan pengembangan faktor-faktor yang telah diajarkan.
Sutta ini merupakan bagian penutup dari Aṅguttara Nikāya, yang berisi rangkaian formula berulang tentang bagaimana kesebelas faktor (seperti nafsu, kebencian, delusi, dan berbagai kekotoran batin lainnya) dapat dipahami sepenuhnya, diakhiri, dilepaskan, dan dilenyapkan melalui pengembangan kesebelas hal. Teks ini disusun dalam bentuk singkatan (peyyāla) dan menekankan tujuan akhir dari praktik Buddhis, yaitu kebebasan dari segala kekotoran batin.
Idamavoca bhagavā.
Demikianlah Sang Bhagavā bersabda.
That is what the Buddha said.
Attamanā te bhikkhū bhagavato bhāsitaṁ abhinandunti.
Dengan gembira, para bhikkhu itu menyambut baik apa yang telah disabdakan oleh Sang Bhagavā.
Satisfied, the mendicants approved what the Buddha said.
Rāgapeyyālaṁ niṭṭhitaṁ.
Bab tentang Nafsu selesai.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.