“Siyā, ānanda, bhikkhuno tathārūpo samādhipaṭilābho yathā neva pathaviyaṁ pathavisaññī assa, na āpasmiṁ āposaññī assa, na tejasmiṁ tejosaññī assa, na vāyasmiṁ vāyosaññī assa, na ākāsānañcāyatane ākāsānañcāyatanasaññī assa, na viññāṇañcāyatane viññāṇañcāyatanasaññī assa, na ākiñcaññāyatane ākiñcaññāyatanasaññī assa, na nevasaññānāsaññāyatane nevasaññānāsaññāyatanasaññī assa, na idhaloke idhalokasaññī assa, na paraloke paralokasaññī assa, yampidaṁ diṭṭhaṁ sutaṁ mutaṁ viññātaṁ pattaṁ pariyesitaṁ anuvicaritaṁ manasā, tatrāpi na saññī assa; saññī ca pana assā”ti.
"Mungkin saja, Ānanda, seorang bhikkhu memperoleh pencapaian samādhi demikian: ia tidak mempersepsi tanah dalam tanah, tidak mempersepsi air dalam air, tidak mempersepsi api dalam api, tidak mempersepsi angin dalam angin, tidak mempersepsi landasan ruang tanpa batas dalam landasan ruang tanpa batas, tidak mempersepsi landasan kesadaran tanpa batas dalam landasan kesadaran tanpa batas, tidak mempersepsi landasan kekosongan dalam landasan kekosongan, tidak mempersepsi landasan bukan persepsi maupun bukan-persepsi dalam landasan bukan persepsi maupun bukan-persepsi, tidak mempersepsi dunia ini dalam dunia ini, tidak mempersepsi dunia lain dalam dunia lain, dan apa pun yang dilihat, didengar, dirasakan, diketahui, dicapai, dicari, dan dijelajahi oleh pikiran—terhadap itu pun ia tidak mempersepsi; namun ia tetap memiliki persepsi."
“It could be, Ānanda, that a mendicant might gain a state of immersion like this. They wouldn’t perceive earth in earth, water in water, fire in fire, or air in air. And they wouldn’t perceive the dimension of infinite space in the dimension of infinite space, the dimension of infinite consciousness in the dimension of infinite consciousness, the dimension of nothingness in the dimension of nothingness, or the dimension of neither perception nor non-perception in the dimension of neither perception nor non-perception. They wouldn’t perceive this world in this world, or the other world in the other world. And they wouldn’t perceive what is seen, heard, thought, known, attained, sought, or explored by the mind. And yet they would still perceive.”


