Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang
KENALI DUNIA AN 11.3
Kenali dunia dalam sutta ini
Sutta ini mengajak kita merenungkan bagaimana kualitas batin tidak muncul secara terpisah, melainkan saling menopang dalam sebuah rantai sebab-akibat. Mari kita simak bagaimana Buddha menguraikan pentingnya moralitas sebagai fondasi yang menghidupkan seluruh perkembangan batin.
Sutta ini menjelaskan bagaimana moralitas (sīla) menjadi fondasi bagi serangkaian kualitas batin yang saling bergantung, yang berpuncak pada pengetahuan dan penglihatan kebebasan. Buddha menggunakan perumpamaan pohon untuk menggambarkan bahwa ketika akar moralitas rusak, seluruh kualitas batin tidak akan tumbuh sempurna, dan sebaliknya, ketika moralitas terjaga, seluruh rangkaian kualitas batin akan berkembang hingga mencapai kebebasan.
Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an11.3:4.1 Misalkan, para bhikkhu, ada sebatang pohon yang lengkap dengan cabang dan dedaunan. Kulit kayunya, kulit pohonnya, kayu lunaknya, dan kayu terasnya semuanya tumbuh hingga sempurna.
an11.3:4.2 Demikian pula, para bhikkhu, seorang yang bermoral, yang telah memenuhi moralitas, telah memenuhi kondisi penting untuk tidak menyesal.
an11.3:4.3 Ketika ada ketidakmenyesalan, seseorang yang telah memenuhi ketidakmenyesalan telah memenuhi kondisi penting untuk kegembiraan. …
an11.3:4.4 Ketika ada kebosanan, seseorang yang telah memenuhi kebosanan telah memenuhi kondisi penting untuk pengetahuan dan penglihatan kebebasan.”
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.
AN 11.3 · Khotbah tentang Kondisi Vital (Ke-1) | Tiga Keranjang