an11.30-69:1.2 “… pada telinga …
an11.30-69:1.3 pada hidung …
an11.30-69:1.4 pada lidah …
an11.30-69:1.5 pada badan …
an11.30-69:1.6 pada pikiran …”
Bab Kesamaan
Teks ini mungkin tampak sangat ringkas karena hanya berupa fragmen, tetapi ia mengajak kita untuk merenungkan bagaimana kita berhubungan dengan pengalaman sehari-hari melalui indra. Cobalah untuk melihat pola pengulangan dalam sutta-sutta sebelumnya yang membahas mata, dan terapkan pada bagian-bagian yang disebutkan di sini.
Sutta ini merupakan bagian dari rangkaian diskursus pendek dalam Aṅguttara Nikāya yang membahas tentang bagaimana seorang bhikkhu seharusnya tidak melekat pada enam indra (mata, telinga, hidung, lidah, badan, dan pikiran). Teks yang tersedia hanya berupa fragmen yang menyebutkan bagian-bagian tubuh dan pikiran, menunjukkan pola pengulangan dari sutta-sutta sebelumnya yang menekankan pelepasan terhadap objek-objek indra sebagai jalan menuju kebijaksanaan dan pembebasan.
an11.30-69:1.2 “… pada telinga …
an11.30-69:1.3 pada hidung …
an11.30-69:1.4 pada lidah …
an11.30-69:1.5 pada badan …
an11.30-69:1.6 pada pikiran …”
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.