an11.22:1.1 “Para bhikkhu, seorang penggembala sapi yang memiliki sebelas faktor tidak mampu memelihara dan mengembangkan kawanan sapinya.
an11.22:1.2 Apakah sebelas faktor itu?
an11.22:1.3 Di sini, para bhikkhu, seorang penggembala sapi tidak mengetahui bentuk, tidak terampil dalam ciri-ciri, tidak menyingkirkan telur lalat, tidak menutup luka, tidak membuat asap, tidak mengetahui tempat penyeberangan, tidak mengetahui kepuasan, tidak mengetahui jalan, tidak terampil dalam padang rumput, memerah susu sampai kering, dan tidak memberikan penghormatan ekstra kepada sapi-sapi jantan yang menjadi induk dan pemimpin kawanan.
an11.22:1.4 Para bhikkhu, seorang penggembala sapi yang memiliki sebelas faktor ini tidak mampu memelihara dan mengembangkan kawanan sapinya.
an11.23:1.1 …tidak mampu berdiam dengan merenungkan bukan-diri pada mata…
an11.24:1.1 …tidak mampu berdiam dengan merenungkan kehancuran pada mata…
an11.25:1.1 …tidak mampu berdiam dengan merenungkan pelenyapan pada mata…
an11.26:1.1 …tidak mampu berdiam dengan merenungkan peluruhan pada mata…
an11.27:1.1 …tidak mampu berdiam dengan merenungkan penghentian pada mata…
an11.28:1.1 …tidak mampu berdiam dengan merenungkan pelepasan pada mata…”
an11.29:1.1 tidak mungkin ia berdiam dengan merenungkan pelepasan pada mata.”
