Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang
KENALI DUNIA AN 11.16
Kenali dunia dalam sutta ini
Sutta ini memperlihatkan bagaimana Yang Mulia Ānanda, sebagai murid utama, menjawab pertanyaan seorang perumah tangga dengan ajaran yang mendalam namun praktis. Perhatikan bagaimana setiap pencapaian meditatif, setinggi apa pun, dilihat sebagai bagian dari kondisi yang tidak kekal, dan bagaimana hal ini menjadi kunci pembebasan.
Perumah tangga Dasama dari Aṭṭhakanāgara bertanya kepada Yang Mulia Ānanda apakah ada satu hal yang diajarkan Buddha yang dapat membebaskan pikiran seorang bhikkhu yang tekun. Ānanda menjawab dengan menjelaskan sebelas pintu menuju tanpa-kematian: empat jhāna, empat pencapaian tanpa bentuk, dan empat brahmavihāra. Setiap pencapaian ini, ketika direnungkan sebagai sesuatu yang dibentuk dan tidak kekal, dapat mengarah pada akhir kekotoran batin atau kelahiran kembali di alam murni.
Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an11.16:10.1 When he said this, the householder Dasama said to Venerable Ānanda:
an11.16:10.2 “Honorable Ānanda, suppose a person was looking for the entrance to a treasure trove. And all at once they’d come across eleven entrances!
an11.16:10.3 In the same way, I was searching for the door to freedom from death. And all at once I found eleven doors to freedom from death for cultivation.
an11.16:10.4 Suppose a person had a house with eleven doors. If the house caught fire they’d be able to flee to safety through any one of those doors.
an11.16:10.5 In the same way, I’m able to flee to safety through any one of these eleven doors to freedom from death.
an11.16:10.6 Sir, those of other religions will seek a fee for the tutor.
an11.16:10.7 Why shouldn’t I make an offering to Venerable Ānanda?”
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.
AN 11.16 · Khotbah kepada Warga Kaya | Tiga Keranjang