Tassuddānaṁ
Ringkasan bab ini:
Moranivāpasutta
Sutta ini menyajikan serangkaian daftar kualitas yang tampak berulang, namun setiap daftar menyoroti aspek berbeda dari pencapaian spiritual. Perhatikan bagaimana Sang Buddha menyusun ajaran ini dari yang lebih umum hingga yang lebih ringkas, dan bagaimana beliau menutupnya dengan syair yang menekankan nilai pengetahuan dan perilaku di atas status kelahiran.
Sang Buddha di Rājagaha menjelaskan berbagai kombinasi kualitas yang membuat seorang bhikkhu mencapai tujuan akhir, keamanan tertinggi dari belenggu, dan menjadi yang terbaik di antara dewa dan manusia. Beliau merinci tiga kelompok kualitas: moralitas, konsentrasi, dan kebijaksanaan seorang yang telah selesai berlatih; tiga jenis keajaiban; serta pandangan benar, pengetahuan benar, dan kebebasan benar. Sutta ditutup dengan syair dari Brahmā Sanaṅkumāra yang ditegaskan kembali oleh Sang Buddha, bahwa yang terbaik di antara dewa dan manusia adalah mereka yang sempurna dalam pengetahuan dan perilaku, bukan berdasarkan kelahiran.
Tassuddānaṁ
Ringkasan bab ini:
Kimatthiyā cetanā tayo,
Untuk tujuan apa, kehendak, tiga,
upanisā byasanena ca;
landasan, dan kemalangan;
Dve saññā manasikāro,
Dua persepsi yang direnungkan,
saddho moranivāpakanti.
seorang yang berkeyakinan, pemetik burung merak, demikianlah.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.