Yaṁ, gahapati, adinnādāyī …pe…
Perumah tangga, siapa pun yang mengambil apa yang tidak diberikan …
Anyone who steals …
Bahaya-bahaya
Sutta ini mengajak kita merenungkan apa artinya menjadi seorang pemasuk-arus dalam ajaran Buddha. Mari kita simak penjelasan Sang Buddha tentang syarat-syarat yang membuat seseorang dapat dengan yakin menyatakan diri telah mencapai tahap awal pencerahan.
Dalam sutta ini, Sang Buddha menjelaskan kepada perumah tangga Anāthapiṇḍika tentang bagaimana seorang siswa mulia dapat menyatakan dirinya sebagai pemasuk-arus (sotāpanna). Syaratnya adalah meredakan lima bahaya dan permusuhan, memiliki empat faktor pemasuk-arus, dan memahami jalan mulia, yaitu hukum sebab-akibat (paṭiccasamuppāda).
Yaṁ, gahapati, adinnādāyī …pe…
Perumah tangga, siapa pun yang mengambil apa yang tidak diberikan …
Anyone who steals …
kāmesumicchācārī …
Siapa yang melakukan perbuatan asusila dalam hal nafsu indra …
Anyone who commits sexual misconduct …
musāvādī …
Siapa yang berbohong …
Anyone who lies …
surāmerayamajjapamādaṭṭhāyī surāmerayamajjapamādaṭṭhānapaccayā diṭṭhadhammikampi bhayaṁ veraṁ pasavati samparāyikampi bhayaṁ veraṁ pasavati cetasikampi dukkhaṁ domanassaṁ paṭisaṁvedeti, surāmerayamajjapamādaṭṭhānā paṭivirato neva diṭṭhadhammikampi bhayaṁ veraṁ pasavati na samparāyikampi bhayaṁ veraṁ pasavati na cetasikampi dukkhaṁ domanassaṁ paṭisaṁvedeti.
Siapa yang menikmati minuman keras, anggur, dan minuman memabukkan yang menjadi landasan kelengahan—karena landasan kelengahan berupa minuman keras, anggur, dan minuman memabukkan itu, ia menimbulkan ketakutan dan permusuhan dalam kehidupan ini maupun kehidupan mendatang, dan mengalami penderitaan batin serta kesedihan. Sebaliknya, siapa yang menghindari minuman keras, anggur, dan minuman memabukkan yang menjadi landasan kelengahan—ia tidak menimbulkan ketakutan dan permusuhan baik dalam kehidupan ini maupun kehidupan mendatang, dan tidak mengalami penderitaan batin serta kesedihan.
Anyone who consumes beer, wine, and liquor intoxicants brims with fear and enmity both in this life and in lives to come, and experiences mental pain and sadness. Anyone who refrains from beer, wine, and liquor intoxicants does not brim with fear and enmity either in this life or in lives to come, and doesn’t experience mental pain and sadness.
Surāmerayamajjapamādaṭṭhānā paṭiviratassa evaṁ taṁ bhayaṁ veraṁ vūpasantaṁ hoti.
Demikianlah, bagi siapa yang menghindari minuman keras, anggur, dan minuman memabukkan yang menjadi landasan kelengahan, ketakutan dan permusuhan itu menjadi reda.
So that fear and enmity is quelled for anyone who refrains from beer, wine, and liquor intoxicants.
Imāni pañca bhayāni verāni vūpasantāni honti.
Inilah lima ketakutan dan permusuhan yang telah diredakan.
These are the five fears and enmities they have quelled.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.