an10.92:1.1 Kemudian perumah tangga Anāthapiṇḍika mendatangi Sang Bhagavā, memberi hormat kepada Beliau, lalu duduk di satu sisi. Ketika Anāthapiṇḍika sedang duduk di satu sisi, Sang Bhagavā berkata kepadanya:
Bahaya-bahaya
Sutta ini mengajak kita merenungkan apa artinya menjadi seorang pemasuk-arus dalam ajaran Buddha. Mari kita simak penjelasan Sang Buddha tentang syarat-syarat yang membuat seseorang dapat dengan yakin menyatakan diri telah mencapai tahap awal pencerahan.
Dalam sutta ini, Sang Buddha menjelaskan kepada perumah tangga Anāthapiṇḍika tentang bagaimana seorang siswa mulia dapat menyatakan dirinya sebagai pemasuk-arus (sotāpanna). Syaratnya adalah meredakan lima bahaya dan permusuhan, memiliki empat faktor pemasuk-arus, dan memahami jalan mulia, yaitu hukum sebab-akibat (paṭiccasamuppāda).
an10.92:1.1 Kemudian perumah tangga Anāthapiṇḍika mendatangi Sang Bhagavā, memberi hormat kepada Beliau, lalu duduk di satu sisi. Ketika Anāthapiṇḍika sedang duduk di satu sisi, Sang Bhagavā berkata kepadanya:
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.