‹
AN 10.90

Khīṇāsavabalasutta

Kekuatan-Kekuatan Seorang yang Telah Menghancurkan Kekotoran Batin

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 10.90

Kenali dunia dalam sutta ini

Dalam sutta ini, kita menyaksikan dialog antara Sang Buddha dan murid utamanya, Sāriputta, tentang apa yang menjadi dasar keyakinan seorang yang telah mencapai tujuan akhir. Mari kita simak bagaimana Sāriputta menguraikan sepuluh kekuatan yang menjadikan klaim seorang arahat bukan sekadar pernyataan, melainkan sebuah realitas yang kokoh.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Sang Buddha bertanya kepada Yang Mulia Sāriputta tentang kekuatan-kekuatan yang dimiliki seorang bhikkhu yang telah menghancurkan kekotoran batin (khīṇāsava), yang menjadi dasar baginya untuk menyatakan pencapaian tersebut. Sāriputta menjawab dengan merinci sepuluh kekuatan, mulai dari melihat segala bentukan sebagai tidak kekal hingga pengembangan jalan mulia berunsur delapan. Sutta ini menegaskan bahwa pengakuan seorang arahat bukanlah klaim kosong, melainkan didasari oleh penguasaan dan pengembangan penuh atas ajaran-ajaran inti.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an10.90:7.1

Imāni kho, bhante, dasa khīṇāsavassa bhikkhuno balāni, yehi balehi samannāgato khīṇāsavo bhikkhu āsavānaṁ khayaṁ paṭijānāti:

Inilah, Bhante, sepuluh kekuatan seorang bhikkhu yang kekotorannya telah berakhir, yang dengan memiliki kekuatan-kekuatan ini, seorang bhikkhu yang kekotorannya telah berakhir menyatakan:

A mendicant who has ended the defilements possesses these ten powers that qualify them to claim:

an10.90:7.2

‘khīṇā me āsavā’”ti.

‘Kekotoranku telah berakhir.’”

‘My defilements have ended.’”

an10.90:7.4

Theravaggo catuttho.

Bab keempat tentang para sesepuh.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.