an10.90:8.0 Ringkasan bab ini:
an10.90:8.1 Vāhana, Ānanda, Puṇṇiya,
an10.90:8.2 menjawab dengan penuh keyakinan diri;
an10.90:8.3 Napiya, Kokālika,
an10.90:8.4 dan kekuatan yang kekotorannya telah berakhir.
Kekuatan-Kekuatan Seorang yang Telah Menghancurkan Kekotoran Batin
Dalam sutta ini, kita menyaksikan dialog antara Sang Buddha dan murid utamanya, Sāriputta, tentang apa yang menjadi dasar keyakinan seorang yang telah mencapai tujuan akhir. Mari kita simak bagaimana Sāriputta menguraikan sepuluh kekuatan yang menjadikan klaim seorang arahat bukan sekadar pernyataan, melainkan sebuah realitas yang kokoh.
Sang Buddha bertanya kepada Yang Mulia Sāriputta tentang kekuatan-kekuatan yang dimiliki seorang bhikkhu yang telah menghancurkan kekotoran batin (khīṇāsava), yang menjadi dasar baginya untuk menyatakan pencapaian tersebut. Sāriputta menjawab dengan merinci sepuluh kekuatan, mulai dari melihat segala bentukan sebagai tidak kekal hingga pengembangan jalan mulia berunsur delapan. Sutta ini menegaskan bahwa pengakuan seorang arahat bukanlah klaim kosong, melainkan didasari oleh penguasaan dan pengembangan penuh atas ajaran-ajaran inti.
an10.90:8.0 Ringkasan bab ini:
an10.90:8.1 Vāhana, Ānanda, Puṇṇiya,
an10.90:8.2 menjawab dengan penuh keyakinan diri;
an10.90:8.3 Napiya, Kokālika,
an10.90:8.4 dan kekuatan yang kekotorannya telah berakhir.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.