an10.87:19.1 Selanjutnya, para bhikkhu, seorang bhikkhu tidak licik, dan memuji penghapusan kelicikan. …
an10.87:19.2 Para bhikkhu, bahwa seorang bhikkhu tidak licik dan memuji penghapusan kelicikan—kualitas ini juga … mengarah pada kesatuan.
Nappiyasutta
Sutta ini mengajak kita merenungkan fondasi dari penghargaan sejati dalam kehidupan bersama. Melalui perumpamaan seekor kuda, Sang Buddha menunjukkan bahwa kehormatan bukanlah sesuatu yang bisa dituntut, melainkan buah alami dari kualitas batin yang telah diolah.
Sang Buddha berbicara kepada para bhikkhu tentang seorang bhikkhu yang telah meninggal dunia bernama Kalandaka. Beliau menguraikan sepuluh kualitas buruk yang membuat seorang bhikkhu tidak dihormati oleh rekan-rekan sejawatnya, dan sepuluh kualitas baik yang sebaliknya membuatnya dihormati. Ajaran ini dianalogikan dengan perbedaan antara anak kuda liar dan kuda ras murni.
an10.87:19.1 Selanjutnya, para bhikkhu, seorang bhikkhu tidak licik, dan memuji penghapusan kelicikan. …
an10.87:19.2 Para bhikkhu, bahwa seorang bhikkhu tidak licik dan memuji penghapusan kelicikan—kualitas ini juga … mengarah pada kesatuan.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.