an10.87:13.1 Para bhikkhu, misalnya seekor anak kuda liar mungkin memiliki keinginan:
an10.87:13.2 ‘Oh, semoga manusia menempatkan aku di tempat kuda berdarah murni, memberiku makanan kuda berdarah murni, dan merawatku seperti kuda berdarah murni!’ Namun, manusia tetap tidak menempatkannya di tempat kuda berdarah murni, tidak memberinya makanan kuda berdarah murni, dan tidak merawatnya seperti kuda berdarah murni.
an10.87:13.3 Mengapa demikian?
an10.87:13.4 Karena, para bhikkhu, manusia yang bijaksana melihat bahwa kecurangan, kepalsuan, kebohongan, dan kelicikannya belum ditinggalkan.
an10.87:13.5 Demikian pula, para bhikkhu, walaupun seorang bhikkhu yang demikian mungkin memiliki keinginan:
an10.87:13.6 ‘Oh, semoga para sahabat suci menghormati, menghargai, menjunjung, dan memuliakan aku!’ Namun, mereka tetap tidak menghormati, menghargai, menjunjung, maupun memuliakannya.
an10.87:13.7 Mengapa demikian?
an10.87:13.8 Karena, para bhikkhu, para sahabat suci yang bijaksana melihat bahwa kualitas-kualitas buruk yang tidak bermanfaat itu belum ditinggalkannya.
