an10.74:3.1 Saddhāya sīlena ca yodha vaḍḍhati,
an10.74:3.2 Paññāya cāgena sutena cūbhayaṁ;
an10.74:3.3 So tādiso sappuriso vicakkhaṇo,
an10.74:3.4 Diṭṭheva dhamme ubhayena vaḍḍhatī”ti.
an10.74:3.5 Catutthaṁ.
Sutta tentang Pertumbuhan
Sutta pendek ini mengajak kita merenungkan makna pertumbuhan yang seimbang—tidak hanya dalam hal duniawi, tetapi juga dalam kualitas batin. Mari kita simak bagaimana Sang Buddha merangkum sepuluh aspek pertumbuhan tersebut.
Dalam sutta ini, Sang Buddha menjelaskan sepuluh cara seorang siswa mulia bertumbuh: lima hal duniawi (ladang, kekayaan, keluarga, pelayan, dan ternak) dan lima hal spiritual (keyakinan, moralitas, pembelajaran, kedermawanan, dan kebijaksanaan). Pertumbuhan dalam kedua aspek ini disebut pertumbuhan mulia yang membawa manfaat sejati dalam kehidupan ini.
an10.74:3.1 Saddhāya sīlena ca yodha vaḍḍhati,
an10.74:3.2 Paññāya cāgena sutena cūbhayaṁ;
an10.74:3.3 So tādiso sappuriso vicakkhaṇo,
an10.74:3.4 Diṭṭheva dhamme ubhayena vaḍḍhatī”ti.
an10.74:3.5 Catutthaṁ.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.