‹
AN 10.71

Ākaṅkhasutta

Sutta tentang Keinginan

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 10.71

Kenali dunia dalam sutta ini

Dalam sutta ini, Sang Buddha mengajarkan bahwa keinginan-keinginan yang baik pun perlu didukung oleh latihan yang tepat. Mari kita simak bagaimana beliau merinci berbagai keinginan yang mungkin dimiliki seorang bhikkhu dan cara mewujudkannya.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Dalam khotbah ini, Sang Buddha menjelaskan bahwa seorang bhikkhu yang memiliki keinginan mulia—baik untuk dicintai rekan sebrahmacari, memperoleh kebutuhan hidup, mampu bertahan dalam kesulitan, mencapai jhāna, hingga merealisasikan kebebasan sempurna—hendaknya melatih diri dengan menyempurnakan moralitas, berkomitmen pada ketenangan batin, tidak mengabaikan jhāna, memiliki pandangan terang, dan sering mengunjungi tempat-tempat kosong. Dengan demikian, keinginan-keinginan tersebut dapat terpenuhi.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an10.71:1.1

Ekaṁ samayaṁ bhagavā sāvatthiyaṁ viharati jetavane anāthapiṇḍikassa ārāme.

Pada suatu ketika Sang Bhagavā menetap di Sāvatthī, di Hutan Jeta, taman Anāthapiṇḍika.

At one time the Buddha was staying near Sāvatthī in Jeta’s Grove, Anāthapiṇḍika’s monastery.

an10.71:1.2

Tatra kho bhagavā bhikkhū āmantesi:

Di sana Sang Bhagavā berkata kepada para bhikkhu:

There the Buddha addressed the mendicants,

an10.71:1.3

“bhikkhavo”ti.

“Para bhikkhu!”

“Mendicants!”

an10.71:1.4

“Bhadante”ti te bhikkhū bhagavato paccassosuṁ.

“Yang Mulia,” para bhikkhu itu menjawab.

“Venerable sir,” they replied.

an10.71:1.5

Bhagavā etadavoca:

Sang Bhagavā berkata sebagai berikut:

The Buddha said this:

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.