Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang
KENALI DUNIA AN 10.70
Kenali dunia dalam sutta ini
Sutta ini mengajak kita merenungkan kualitas pembicaraan kita sehari-hari. Perhatikan bagaimana Sang Buddha mengarahkan perhatian para bhikkhu dari obrolan duniawi menuju topik-topik yang benar-benar membawa manfaat dalam praktik spiritual.
Sekelompok bhikkhu terjebak dalam berbagai pembicaraan duniawi yang rendah setelah menerima dana makanan. Sang Buddha menegur mereka dan mengajarkan sepuluh landasan yang patut dipuji: memiliki sedikit keinginan, merasa puas, menyendiri, tidak bergaul erat, bersemangat, sempurna dalam moralitas, samadhi, kebijaksanaan, kebebasan, serta pengetahuan dan penglihatan kebebasan—baik dalam praktik pribadi maupun dalam membicarakannya kepada sesama bhikkhu.
Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an10.70:1.1 At one time the Buddha was staying near Sāvatthī in Jeta’s Grove, Anāthapiṇḍika’s monastery.
an10.70:1.2 Now at that time, after the meal, on return from almsround, several mendicants sat together in the assembly hall.
an10.70:1.3 They engaged in all kinds of low talk, such as talk about kings, bandits, and chief ministers; talk about armies, threats, and wars; talk about food, drink, clothes, and beds; talk about garlands and fragrances; talk about family, vehicles, villages, towns, cities, and countries; talk about women and heroes; talk at the street market and the place for water pots; talk about the departed; motley talk; tales of land and sea; and talk about being reborn in this or that state of existence.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.
AN 10.70 · Khotbah tentang Topik Pembicaraan (Ke-2) | Tiga Keranjang