an10.68:2.1 “Sāriputta, the Saṅgha of monks is rid of dullness and drowsiness.
an10.68:2.2 Give them some Dhamma talk as you feel inspired.
an10.68:2.3 My back is sore,
an10.68:2.4 I’ll stretch it.”
an10.68:2.5 “Yes, sir,” Sāriputta replied.
Di Naḷakapāna (2)
Sutta ini memperlihatkan bagaimana Sang Buddha mempercayakan pengajaran kepada murid utama-Nya, Sāriputta, dan bagaimana ajaran itu kemudian diteguhkan kembali oleh Sang Buddha sendiri. Perhatikan baik-baik daftar sepuluh kualitas yang disebutkan—ini adalah peta praktis untuk melihat arah perkembangan batin kita sehari-hari.
Pada suatu malam uposatha di Naḷakapāna, setelah Sang Buddha selesai memberi khotbah Dhamma yang panjang, Beliau meminta Yang Mulia Sāriputta untuk melanjutkan pengajaran kepada para bhikkhu. Sāriputta menjelaskan sepuluh kualitas bermanfaat yang menentukan kemajuan atau kemunduran batin, menggunakan perumpamaan bulan purnama dan bulan mati. Sang Buddha kemudian bangun dan menguatkan ajaran Sāriputta, menegaskan kebenaran uraiannya.
an10.68:2.1 “Sāriputta, the Saṅgha of monks is rid of dullness and drowsiness.
an10.68:2.2 Give them some Dhamma talk as you feel inspired.
an10.68:2.3 My back is sore,
an10.68:2.4 I’ll stretch it.”
an10.68:2.5 “Yes, sir,” Sāriputta replied.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.