‹
AN 10.67

Paṭhamanaḷakapānasutta

Naḷakapāna (1)

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 10.67

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini menawarkan sebuah refleksi sederhana namun mendalam tentang arah perkembangan batin kita. Melalui perumpamaan bulan yang purnama dan memudar, kita diajak untuk merenungkan kualitas-kualitas apa yang sedang kita rawat dalam diri sendiri.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Suatu malam, setelah Sang Buddha memberikan ceramah Dhamma yang panjang kepada para bhikkhu, beliau berbaring untuk mengistirahatkan punggungnya dan meminta Yang Mulia Sāriputta untuk melanjutkan pembabaran. Sāriputta menjelaskan bahwa seseorang yang kekurangan kualitas-kualitas bermanfaat seperti keyakinan, rasa malu, dan kebijaksanaan akan mengalami kemunduran, bagaikan bulan yang memudar. Sebaliknya, mereka yang memiliki kualitas-kualitas ini akan tumbuh dalam hal-hal yang bermanfaat, bagaikan bulan yang membesar. Sang Buddha kemudian bangkit dan memuji khotbah Sāriputta, mengulangi kembali ajarannya sebagai penegasan.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an10.67:5.1

‘Assaddho purisapuggalo’ti, āvuso, parihānametaṁ;

‘Seseorang yang tanpa keyakinan’, sahabat, adalah kemunduran;

A faithless individual is in decline.

an10.67:5.2

‘ahiriko purisapuggalo’ti, āvuso, parihānametaṁ;

‘Seseorang yang tanpa rasa malu’, sahabat, adalah kemunduran;

An individual with no conscience is in decline.

an10.67:5.3

‘anottappī purisapuggalo’ti, āvuso, parihānametaṁ;

‘Seseorang yang tanpa rasa takut akan akibat perbuatan salah’, sahabat, adalah kemunduran;

An imprudent individual is in decline.

an10.67:5.4

‘kusīto purisapuggalo’ti, āvuso, parihānametaṁ;

‘Seseorang yang malas’, sahabat, adalah kemunduran;

A lazy individual is in decline.

an10.67:5.5

‘duppañño purisapuggalo’ti, āvuso, parihānametaṁ;

‘Seseorang yang tidak bijaksana’, sahabat, adalah kemunduran;

A witless individual is in decline.

an10.67:5.6

‘kodhano purisapuggalo’ti, āvuso, parihānametaṁ;

‘Seseorang yang pemarah’, sahabat, adalah kemunduran;

An irritable individual is in decline.

an10.67:5.7

‘upanāhī purisapuggalo’ti, āvuso, parihānametaṁ;

‘Seseorang yang berdendam’, sahabat, adalah kemunduran;

An acrimonious individual is in decline.

an10.67:5.8

‘pāpiccho purisapuggalo’ti, āvuso, parihānametaṁ;

‘Seseorang yang berkeinginan jahat’, sahabat, adalah kemunduran;

An individual with corrupt wishes is in decline.

an10.67:5.9

‘pāpamitto purisapuggalo’ti, āvuso, parihānametaṁ;

‘Seseorang yang berteman dengan orang jahat’, sahabat, adalah kemunduran;

An individual with bad friends is in decline.

an10.67:5.10

‘micchādiṭṭhiko purisapuggalo’ti, āvuso, parihānametaṁ.

‘Seseorang yang berpandangan salah’, sahabat, adalah kemunduran.

An individual with wrong view is in decline.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.