an10.61:2.1 Aku katakan, para bhikkhu, bahwa kebodohan memiliki penyebab, bukan tanpa penyebab.
an10.61:2.2 Dan apakah penyebab kebodohan?
an10.61:2.3 Harus dikatakan: ‘Lima rintangan.’
an10.61:2.4 Aku katakan, para bhikkhu, bahwa lima rintangan memiliki penyebab, bukan tanpa penyebab.
an10.61:2.5 Dan apakah penyebab lima rintangan?
an10.61:2.6 Harus dikatakan: ‘Tiga jenis perbuatan salah.’
an10.61:2.7 Aku katakan, para bhikkhu, bahwa tiga jenis perbuatan salah memiliki penyebab, bukan tanpa penyebab.
an10.61:2.8 Dan apakah penyebab tiga jenis perbuatan salah?
an10.61:2.9 Harus dikatakan: ‘Tidak terkendalinya indria.’
an10.61:2.10 Aku katakan, para bhikkhu, bahwa tidak terkendalinya indria memiliki penyebab, bukan tanpa penyebab.
an10.61:2.11 Dan apakah penyebab tidak terkendalinya indria?
an10.61:2.12 Harus dikatakan: ‘Kurangnya perhatian dan kewaspadaan.’
an10.61:2.13 Aku katakan, para bhikkhu, bahwa kurangnya perhatian dan kewaspadaan memiliki penyebab, bukan tanpa penyebab.
an10.61:2.14 Dan apakah penyebab kurangnya perhatian dan kewaspadaan?
an10.61:2.15 Harus dikatakan: ‘Penerapan pikiran yang tidak bijaksana.’
an10.61:2.16 Para bhikkhu, Aku katakan bahwa pengamatan yang tidak pada tempatnya itu memiliki penyebab, bukan tanpa penyebab.
an10.61:2.17 Dan apakah penyebab dari pengamatan yang tidak pada tempatnya?
an10.61:2.18 Harus dikatakan: ‘Kurangnya keyakinan.’
an10.61:2.19 Para bhikkhu, Aku katakan bahwa kurangnya keyakinan itu memiliki penyebab, bukan tanpa penyebab.
an10.61:2.20 Dan apakah penyebab dari kurangnya keyakinan?
an10.61:2.21 Harus dikatakan: ‘Mendengarkan ajaran yang tidak benar.’
an10.61:2.22 Para bhikkhu, Aku katakan bahwa mendengarkan ajaran yang tidak benar itu memiliki penyebab, bukan tanpa penyebab.
an10.61:2.23 Dan apakah penyebab dari mendengarkan ajaran yang tidak benar?
an10.61:2.24 Harus dikatakan: ‘Bergaul dengan orang-orang yang tidak baik.’
