‹
AN 10.54

Samathasutta

Khotbah tentang Ketenangan

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 10.54

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini mengajak kita untuk jujur melihat diri sendiri, seperti bercermin. Mari kita simak bagaimana Sang Buddha merinci cara menilai kemajuan batin dan bijak memilih hal-hal di sekitar kita.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Dalam khotbah ini, Sang Buddha mengajarkan para bhikkhu untuk terampil memahami pikiran mereka sendiri, seperti bercermin untuk melihat kotoran. Beliau menjelaskan empat kemungkinan kondisi batin—memiliki ketenangan atau pandangan terang, keduanya, atau tidak sama sekali—dan bagaimana melatih untuk menyeimbangkan keduanya. Setelah itu, Beliau memberikan kriteria praktis untuk menilai segala hal, mulai dari jubah hingga pertemanan: apakah hal itu memunculkan kualitas tidak terampil atau kualitas terampil dalam diri kita.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an10.54:12.1

‘Janapadapadesampāhaṁ, bhikkhave, duvidhena vadāmi—

‘Aku katakan, para bhikkhu, bahwa ada dua jenis wilayah negeri:

‘I say that there are two kinds of country:

an10.54:12.2

sevitabbampi asevitabbampī’ti,

yang seharusnya dikunjungi dan yang tidak seharusnya dikunjungi.’

those you should frequent, and those you shouldn’t frequent.’

an10.54:12.3

iti kho panetaṁ vuttaṁ. Kiñcetaṁ paṭicca vuttaṁ?

Itulah yang Kukatakan, tetapi mengapa Aku mengatakannya?

That’s what I said, but why did I say it?

an10.54:12.4

Tattha yaṁ jaññā janapadapadesaṁ:

Di sana, jika engkau mengetahui suatu daerah:

Well, should you know of a country:

an10.54:12.5

‘imaṁ kho me janapadapadesaṁ sevato akusalā dhammā abhivaḍḍhanti, kusalā dhammā parihāyantī’ti, evarūpo janapadapadeso na sevitabbo.

‘Ketika aku sering mengunjungi daerah ini, kualitas-kualitas tidak terampil bertambah, dan kualitas-kualitas terampil berkurang.’ Maka daerah semacam itu sebaiknya tidak dikunjungi.

‘When I frequent this country, unskillful qualities grow, and skillful qualities decline.’ You should not frequent that kind of country.

an10.54:12.6

Tattha yaṁ jaññā janapadapadesaṁ:

Sedangkan, jika engkau mengetahui suatu daerah:

Whereas, should you know of a country:

an10.54:12.7

‘imaṁ kho me janapadapadesaṁ sevato akusalā dhammā parihāyanti, kusalā dhammā abhivaḍḍhantī’ti, evarūpo janapadapadeso sevitabbo.

‘Ketika aku sering mengunjungi daerah ini, kualitas-kualitas tidak terampil berkurang, dan kualitas-kualitas terampil bertambah.’ Maka daerah semacam itu sebaiknya dikunjungi.

‘When I frequent this country, unskillful qualities decline, and skillful qualities grow.’ You should frequent that kind of country.

an10.54:12.8

‘Janapadapadesampāhaṁ, bhikkhave, duvidhena vadāmi—

‘Para bhikkhu, Aku katakan bahwa ada dua macam daerah:

‘I say that there are two kinds of country:

an10.54:12.9

sevitabbampi asevitabbampī’ti,

yang sebaiknya dikunjungi dan yang sebaiknya tidak dikunjungi.’

those you should frequent, and those you shouldn’t frequent.’

an10.54:12.10

iti yaṁ taṁ vuttaṁ, idametaṁ paṭicca vuttaṁ.

Demikianlah apa yang Kukatakan, dan inilah alasannya Aku mengatakannya.

That’s what I said, and this is why I said it.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.