‹
AN 10.53

Ṭhitisutta

Khotbah tentang Kemandekan

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 10.53

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini mengajak kita untuk jujur melihat diri sendiri, seperti bercermin. Mari kita simak bagaimana Buddha menguraikan pentingnya pemeriksaan diri dan usaha yang tepat dalam perjalanan spiritual.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Buddha menjelaskan tiga kemungkinan kondisi batin seorang bhikkhu dalam kualitas-kualitas bermanfaat: kemunduran, kemandekan, atau pertumbuhan. Beliau menekankan pentingnya pemeriksaan diri secara terus-menerus, seperti bercermin, untuk mengenali kondisi batin sendiri. Jika menemukan kekotoran, seorang bhikkhu harus berusaha keras bagaikan memadamkan api di kepala; jika bersih, ia harus tekun berlatih lebih lanjut untuk mengakhiri kekotoran batin.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an10.53:2.1

Kathañca, bhikkhave, hāni hoti kusalesu dhammesu, no ṭhiti no vuḍḍhi?

Dan bagaimanakah, para bhikkhu, terjadi kemunduran dalam kualitas-kualitas yang bermanfaat, bukan kemandekan atau pertumbuhan?

And how is there decline in skillful qualities, not stagnation or growth?

an10.53:2.2

Idha, bhikkhave, bhikkhu yattako hoti saddhāya sīlena sutena cāgena paññāya paṭibhānena, tassa te dhammā neva tiṭṭhanti no vaḍḍhanti.

Di sini, para bhikkhu, seorang bhikkhu memiliki kadar tertentu dari keyakinan, moralitas, pembelajaran, kedermawanan, kebijaksanaan, dan kefasihan. Kualitas-kualitas itu tidak bertahan maupun berkembang dalam dirinya.

It’s when a mendicant has a certain degree of faith, ethics, generosity, wisdom, and eloquence. Those qualities neither stagnate nor grow in them.

an10.53:2.3

Hānimetaṁ, bhikkhave, vadāmi kusalesu dhammesu, no ṭhitiṁ no vuḍḍhiṁ.

Ini, para bhikkhu, Ku sebut kemunduran dalam kualitas-kualitas yang bermanfaat, bukan kemandekan atau pertumbuhan.

I call this decline in skillful qualities, not stagnation or growth.

an10.53:2.4

Evaṁ kho, bhikkhave, hāni hoti kusalesu dhammesu, no ṭhiti no vuḍḍhi.

Demikianlah, para bhikkhu, terjadi kemunduran dalam kualitas-kualitas yang bermanfaat, bukan kemandekan atau pertumbuhan.

This is how there’s decline in skillful qualities, not stagnation or growth.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.