‹
AN 10.45

Rājantepurappavesanasutta

Sutta tentang Memasuki Istana Kerajaan

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 10.45

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini menyajikan sebuah daftar yang jelas dan terstruktur. Saat membacanya, perhatikan bagaimana setiap bahaya dibangun dengan pola yang sama, yang menekankan betapa mudahnya seorang bhikkhu menjadi sasaran tuduhan atau kecurigaan di lingkungan yang penuh intrik dan kekuasaan seperti istana kerajaan.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Dalam sutta ini, Sang Buddha menjelaskan sepuluh bahaya yang melekat pada praktik seorang bhikkhu memasuki lingkungan istana kerajaan. Bahaya-bahaya ini berkisar dari kecurigaan raja dan para penghuni istana terhadap hubungan terlarang, hingga tuduhan tidak berdasar atas berbagai masalah internal istana, serta paparan terhadap kemewahan dan kenikmatan indria yang tidak pantas bagi seorang petapa. Sutta ini menekankan pentingnya kehati-hatian dan kesadaran akan risiko dalam berinteraksi dengan kekuasaan duniawi.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

an10.45:1.1 “Para bhikkhu, ada sepuluh bahaya dalam memasuki istana kerajaan.

an10.45:1.3 Di sini, para bhikkhu, seorang raja sedang duduk bersama permaisuri utamanya.

an10.45:1.5 Sang permaisuri melihat bhikkhu itu lalu tersenyum, atau bhikkhu itu melihat sang permaisuri lalu tersenyum.

an10.45:1.7 ‘Pasti mereka telah melakukan sesuatu, atau akan melakukannya.’

an10.45:1.8 Ini, para bhikkhu, adalah bahaya pertama dalam memasuki istana kerajaan.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.