Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang
KENALI DUNIA AN 10.43
Kenali dunia dalam sutta ini
Sutta ini mengajak kita merenungkan bagaimana kesalahan dalam memahami aturan dapat memicu perselisihan. Mari kita simak jawaban Buddha tentang akar-akar pertengkaran yang mungkin juga relevan dalam kehidupan kita sehari-hari.
Dalam sutta ini, Yang Mulia Upāli bertanya kepada Buddha tentang jumlah akar pertengkaran. Buddha menjawab bahwa ada sepuluh akar pertengkaran, yang semuanya berkaitan dengan kesalahan dalam menilai pelanggaran vinaya—misalnya menyatakan yang bukan pelanggaran sebagai pelanggaran, atau sebaliknya. Sutta ini menekankan pentingnya pemahaman yang benar terhadap aturan-aturan monastik untuk menjaga keharmonisan dalam komunitas.
Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an10.43:1.4 It’s when a mendicant explains what is not an offense as an offense, and what is an offense as not an offense. They explain a light offense as a heavy offense, and a heavy offense as a light offense. They explain a grave offense as a minor offense, and a minor offense as a grave offense. They explain a curable offense as an incurable offense, and an incurable offense as a curable offense. They explain an offense requiring amends as an offense not requiring amends, and an offense not requiring amends as an offense requiring amends.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.
AN 10.43 · Akar-Akar Pertengkaran (Kedua) | Tiga Keranjang