an10.29:2.1 Para bhikkhu, sejauh bulan dan matahari beredar, menyinari penjuru-penjuru dengan cahayanya, demikianlah luasnya seribu sistem dunia.
an10.29:2.2 Dalam seribu sistem dunia itu terdapat seribu bulan, seribu matahari, seribu raja gunung Sineru, seribu Jambudīpa, seribu Aparagoyāna, seribu Uttarakuru, seribu Pubbavideha, empat ribu samudra besar, empat ribu raja besar, seribu alam para dewa Cātummahārājika, seribu alam para dewa Tāvatiṁsa, seribu alam para dewa Yāma, seribu alam para dewa Tusita, seribu alam para dewa Nimmānarati, seribu alam para dewa Paranimmitavasavattī, dan seribu alam brahmā.
an10.29:2.3 Para bhikkhu, sejauh seribu sistem dunia itu, Mahābrahmā dinyatakan sebagai yang terunggul di sana.
an10.29:2.4 Tetapi, para bhikkhu, bahkan Mahābrahmā pun mengalami perubahan dan kemunduran.
an10.29:2.5 Dengan melihat demikian, para bhikkhu, seorang siswa mulia yang terpelajar menjadi jemu terhadap hal itu.
an10.29:2.6 Karena jemu terhadap yang terunggul, ia menjadi tidak bergairah terhadapnya, apalagi terhadap yang lebih rendah.
