‹
AN 10.26

Kāḷīsutta

Khotbah tentang Kāḷī

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 10.26

Kenali dunia dalam sutta ini

Dalam sutta ini, kita akan menyaksikan bagaimana seorang guru utama membedah sebuah pernyataan singkat untuk mengungkap makna yang lebih dalam. Perhatikan bagaimana Mahākaccāna menggunakan contoh-contoh meditasi untuk menunjukkan perbedaan antara pencapaian duniawi dan kebijaksanaan yang melampauinya.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Kāḷī, seorang umat awam perempuan, bertanya kepada Yang Mulia Mahākaccāna tentang makna mendalam dari syair singkat Buddha mengenai 'mencapai tujuan, kedamaian hati'. Mahākaccāna menjelaskan bahwa berbagai petapa dan brahmana menganggap pencapaian meditasi kasiṇa (tanah, air, api, angin, biru, kuning, merah, putih, ruang, kesadaran) sebagai tujuan akhir. Namun, Buddha telah melihat secara langsung kepuasan, bahaya, dan jalan keluar dari semua pencapaian tersebut, sehingga Beliau benar-benar mencapai tujuan dan kedamaian hati.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an10.26:6.1

‘Atthassa pattiṁ hadayassa santiṁ,

'Aku telah mencapai tujuan, kedamaian hati.

‘I’ve reached the goal, peace of heart.

an10.26:6.2

Jetvāna senaṁ piyasātarūpaṁ;

Setelah menaklukkan pasukan yang disukai dan menyenangkan,

Having conquered the army <j>of the likable and pleasant,

an10.26:6.3

Ekohaṁ jhāyaṁ sukhamanubodhiṁ,

sendirian, bermeditasi, aku terbangun menuju kebahagiaan.

alone, practicing absorption, I awakened to bliss.

an10.26:6.4

Tasmā janena na karomi sakkhiṁ;

Itulah sebabnya aku tidak bergaul dekat dengan orang banyak,

That’s why I don’t get too close to people,

an10.26:6.5

Sakkhī na sampajjati kenaci me’ti.

dan tidak seorang pun bergaul dekat denganku.'”

and no one gets too close to me.’”

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.