‹
AN 10.23

Kāyasutta

Tentang Tubuh

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 10.23

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini mengajak kita merenungkan bahwa tidak semua masalah batin bisa diselesaikan hanya dengan tindakan lahiriah. Ada lapisan yang lebih dalam yang menuntut kebijaksanaan untuk melihat dan melepaskannya.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Dalam khotbah ini, Sang Buddha membedakan tiga cara melepaskan hal-hal yang tidak bermanfaat: melalui tindakan tubuh, melalui ucapan, dan melalui kebijaksanaan. Beliau menjelaskan bahwa pelanggaran etika tertentu harus diperbaiki melalui perilaku, sementara akar-akar batin seperti keserakahan, kebencian, dan delusi hanya bisa ditinggalkan dengan melihatnya berulang kali melalui kebijaksanaan. Sutta ditutup dengan penjelasan tentang bagaimana mengenali seorang bhikkhu yang telah atau belum terbebas dari kotoran batin ini.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

an10.23:6.1 Corrupt wishes should be given up neither by the body, nor by speech, but by seeing again and again with wisdom.

an10.23:6.3 It’s when a faithless person wishes to be known as faithful.

an10.23:6.4 An unethical person wishes to be known as ethical.

an10.23:6.5 An unlearned person wishes to be known as learned.

an10.23:6.6 A lover of company wishes to be known as secluded.

an10.23:6.7 A lazy person wishes to be known as energetic.

an10.23:6.8 An unmindful person wishes to be known as mindful.

an10.23:6.9 A person without immersion wishes to be known as having immersion.

an10.23:6.11 Someone who has not ended the defilements wishes to be known as having ended the defilements.

an10.23:6.13 Corrupt wishes should be given up neither by the body, nor by speech, but by seeing again and again with wisdom.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.