“Rāgassa, bhikkhave, abhiññāya dasa dhammā bhāvetabbā.
“Para bhikkhu, demi pengetahuan langsung atas nafsu, sepuluh hal harus dikembangkan.
“For insight into greed, ten things should be developed.
~
Sutta ini sangat ringkas namun padat. Ia mengajak kita merenungkan bahwa pemahaman sejati atas nafsu tidak datang dari sekadar teori, melainkan dari pengembangan praktik mulia secara menyeluruh—mulai dari cara berpikir hingga kebebasan batin.
Sutta ini adalah bagian dari Rāgapeyyāla, kumpulan teks singkat yang membahas cara mengatasi nafsu (rāga). Dalam sutta ini, Buddha menyampaikan bahwa untuk memperoleh pengetahuan langsung atas nafsu, sepuluh hal harus dikembangkan, yaitu sepuluh faktor jalan mulia yang mencakup pandangan benar hingga kebebasan benar.
“Rāgassa, bhikkhave, abhiññāya dasa dhammā bhāvetabbā.
“Para bhikkhu, demi pengetahuan langsung atas nafsu, sepuluh hal harus dikembangkan.
“For insight into greed, ten things should be developed.
Katame dasa?
Apakah sepuluh itu?
What ten?
Sammādiṭṭhi, sammāsaṅkappo, sammāvācā, sammākammanto, sammāājīvo, sammāvāyāmo, sammāsati, sammāsamādhi, sammāñāṇaṁ, sammāvimutti—
Pandangan benar, kehendak benar, ucapan benar, perbuatan benar, penghidupan benar, usaha benar, perhatian benar, konsentrasi benar, pengetahuan benar, dan kebebasan benar—
Right view, right purpose, right speech, right action, right livelihood, right effort, right mindfulness, right immersion, right knowledge, and right freedom.
rāgassa, bhikkhave, abhiññāya ime dasa dhammā bhāvetabbā”ti.
para bhikkhu, demi pengetahuan langsung atas nafsu, sepuluh hal ini harus dikembangkan.”
For insight into greed, these ten things should be developed.”
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.