Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang
KENALI DUNIA AN 10.218
Kenali dunia dalam sutta ini
Sutta ini mengajak kita merenungkan hubungan antara niat, tindakan, dan akibatnya. Mari kita simak bagaimana Buddha merinci sepuluh jenis perbuatan yang membawa penderitaan dan sepuluh jenis perbuatan yang membawa kebahagiaan, serta penegasan-Nya bahwa setiap perbuatan yang disengaja pasti akan dirasakan buahnya.
Dalam sutta ini, Sang Buddha menjelaskan hukum karma dengan menegaskan bahwa perbuatan yang disengaja tidak akan hilang tanpa dirasakan akibatnya, baik dalam kehidupan ini maupun kehidupan mendatang. Beliau merinci sepuluh jenis tindakan tidak terampil yang berakibat penderitaan dan kelahiran kembali di alam sengsara, serta sepuluh jenis tindakan terampil yang berakibat kebahagiaan dan kelahiran kembali di alam bahagia.
Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
Karena tiga jenis kekotoran dan kegagalan perbuatan jasmani, para bhikkhu, atau karena empat jenis kekotoran dan kegagalan perbuatan ucapan, atau karena tiga jenis kekotoran dan kegagalan perbuatan batin yang berkehendak tidak terampil, yang mengarah pada penderitaan dan berakibat penderitaan, makhluk-makhluk, setelah hancurnya jasmani, setelah kematian, terlahir kembali di alam sengsara, alam buruk, alam rendah, neraka.
When their body breaks up, after death, sentient beings are reborn in a place of loss, a bad place, the underworld, hell because of these three kinds of corruption and failure of bodily action, these four kinds of corruption and failure of verbal action, or these three kinds of corruption and failure of mental action that have unskillful intention, with suffering as their outcome and result.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.
AN 10.218 · Dutiyasañcetanikasutta — Disengaja (Ke Dua) | Tiga Keranjang