Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang
KENALI DUNIA AN 10.217
Kenali dunia dalam sutta ini
Sutta ini mengajak kita merenungkan bagaimana pilihan tindakan sehari-hari—baik melalui tubuh, ucapan, maupun pikiran—memiliki konsekuensi yang pasti. Mari kita simak dengan tenang, karena ajaran ini bukan sekadar daftar larangan, melainkan gambaran jernih tentang hukum sebab-akibat yang bekerja dalam kehidupan.
Dalam khotbah ini, Sang Buddha menjelaskan bahwa perbuatan yang disengaja (sañcetanika kamma) tidak akan hilang tanpa dialami akibatnya, baik dalam kehidupan ini maupun kehidupan mendatang. Beliau merinci sepuluh jenis tindakan tidak terampil—tiga melalui tubuh, empat melalui ucapan, dan tiga melalui pikiran—yang membawa penderitaan dan kelahiran kembali di alam rendah. Sebaliknya, sepuluh tindakan terampil yang berlawanan membawa kebahagiaan dan kelahiran kembali di alam surga, bagaikan dadu yang selalu jatuh dengan sisi yang benar.
Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
Ia meninggalkan ucapan memecah belah, menghindari ucapan memecah belah. Ia tidak menceritakan di sini apa yang didengarnya di sana untuk memecah belah orang-orang ini, dan tidak menceritakan di sana apa yang didengarnya di sini untuk memecah belah orang-orang itu. Demikianlah, ia adalah seorang yang menyatukan yang terpecah, memperkuat yang telah bersatu, yang menyukai kerukunan, bergembira dalam kerukunan, bersenang dalam kerukunan, dan mengucapkan kata-kata yang mendukung kerukunan.
They give up backbiting. They don’t repeat in one place what they heard in another so as to divide people against each other. Instead, they reconcile those who are divided and support those who are united, delighting in harmony, loving harmony, speaking words that promote harmony.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.