‹
AN 10.21

Sīhanādasutta

Khotbah tentang Raungan Singa

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 10.21

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini mengajak kita merenungkan kualitas luar biasa dari seorang yang telah tercerahkan sempurna. Perumpamaan singa di awal memberikan gambaran tentang kepercayaan diri dan kebijaksanaan yang menjadi fondasi dalam mengajarkan Dhamma.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Sutta ini dibuka dengan perumpamaan singa yang keluar dari sarangnya di senja hari, meregangkan badan, memandang keempat penjuru, dan mengaum tiga kali sebelum berburu. Buddha kemudian menjelaskan bahwa 'singa' adalah sebutan bagi Tathāgata, dan pengajaran Dhamma kepada kumpulan adalah raungan singanya. Sutta kemudian merinci sepuluh kekuatan Tathāgata (tathāgatabalāni) yang menjadi landasan bagi-Nya untuk mengaku tempat tertinggi, mengaumkan raungan singa di tengah kumpulan, dan memutar roda Brahma.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

an10.21:1.1 “Para bhikkhu, pada waktu senja, singa, raja para binatang, keluar dari sarangnya.

an10.21:1.2 Setelah keluar dari sarangnya, ia meregangkan badannya.

an10.21:1.3 Setelah meregangkan badannya, ia memandang keempat penjuru.

an10.21:1.4 Setelah memandang keempat penjuru, ia mengaumkan raungan singanya tiga kali.

an10.21:1.5 Setelah mengaumkan raungan singanya tiga kali, ia berangkat mencari mangsa.

an10.21:1.7 ‘Semoga aku tidak mencelakai makhluk-makhluk kecil yang berada di tempat yang tidak rata.’

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.