Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang
KENALI DUNIA AN 10.20
Kenali dunia dalam sutta ini
Khotbah ini menyajikan daftar kualitas yang tampak teknis, tetapi sebenarnya merupakan peta lengkap tentang bagaimana seorang yang telah mencapai pencerahan hidup. Saat membacanya, perhatikan bagaimana setiap kualitas saling terkait—dari pengendalian indra hingga kebebasan batin yang mendalam.
Dalam khotbah ini, Sang Buddha menjelaskan sepuluh kualitas yang menjadi 'tempat tinggal' para mulia—yakni para Arahant—di masa lampau, sekarang, dan masa depan. Kualitas-kualitas ini mencakup telah meninggalkan lima rintangan, memiliki enam keseimbangan indra, memiliki perhatian sebagai penjaga, menggunakan empat penopang, melepaskan pandangan-pandangan pribadi, menghentikan segala pencarian, memiliki kehendak bersih, menenangkan aktivitas jasmani, serta terbebas dalam pikiran dan kebijaksanaan. Khotbah ini menegaskan bahwa semua para mulia, kapan pun waktunya, berdiam dalam sepuluh kualitas yang sama ini.
Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
'Dunia ini kekal' atau 'dunia ini tidak kekal', 'dunia ini terbatas' atau 'dunia ini tidak terbatas', 'jiwa dan badan adalah sama' atau 'jiwa adalah satu hal, badan adalah hal lain', 'sang Tathāgata ada setelah kematian' atau 'sang Tathāgata tidak ada setelah kematian' atau 'sang Tathāgata ada dan tidak ada setelah kematian' atau 'sang Tathāgata bukan ada maupun bukan tidak ada setelah kematian',
the cosmos is eternal, or not eternal, or finite, or infinite; the soul and the body are one and the same, or the soul is one thing, the body another; after death, a realized one still exists, or no longer exists, or both still exists and no longer exists, or neither still exists nor no longer exists.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.
AN 10.20 · Khotbah tentang Tempat Tinggal Para Mulia (Ke-2) | Tiga Keranjang