‹
AN 10.20

Dutiyaariyāvāsasutta

Khotbah tentang Tempat Tinggal Para Mulia (Ke-2)

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 10.20

Kenali dunia dalam sutta ini

Khotbah ini menyajikan daftar kualitas yang tampak teknis, tetapi sebenarnya merupakan peta lengkap tentang bagaimana seorang yang telah mencapai pencerahan hidup. Saat membacanya, perhatikan bagaimana setiap kualitas saling terkait—dari pengendalian indra hingga kebebasan batin yang mendalam.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Dalam khotbah ini, Sang Buddha menjelaskan sepuluh kualitas yang menjadi 'tempat tinggal' para mulia—yakni para Arahant—di masa lampau, sekarang, dan masa depan. Kualitas-kualitas ini mencakup telah meninggalkan lima rintangan, memiliki enam keseimbangan indra, memiliki perhatian sebagai penjaga, menggunakan empat penopang, melepaskan pandangan-pandangan pribadi, menghentikan segala pencarian, memiliki kehendak bersih, menenangkan aktivitas jasmani, serta terbebas dalam pikiran dan kebijaksanaan. Khotbah ini menegaskan bahwa semua para mulia, kapan pun waktunya, berdiam dalam sepuluh kualitas yang sama ini.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an10.20:1.1

Ekaṁ samayaṁ bhagavā kurūsu viharati kammāsadhammaṁ nāma kurūnaṁ nigamo.

Pada suatu ketika Sang Bhagavā sedang menetap di negeri Kuru, di dekat kota Kuru bernama Kammāsadhamma.

At one time the Buddha was staying in the land of the Kurus, near the Kuru town named Kammāsadamma.

an10.20:1.2

Tatra kho bhagavā bhikkhū āmantesi …pe….

Di sana Sang Bhagavā berkata kepada para bhikkhu: …

There the Buddha addressed the mendicants:

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.