an10.191:1.1 “Saddhammañca vo, bhikkhave, desessāmi asaddhammañca.
an10.191:1.2 Taṁ suṇātha …pe…
an10.191:1.3 katamo ca, bhikkhave, asaddhammo?
an10.191:1.4 Pāṇātipāto …pe…
an10.191:1.5 micchādiṭṭhi—
an10.191:1.6 ayaṁ vuccati, bhikkhave, asaddhammo.
Dhamma Sejati
Sutta ini menawarkan kerangka sederhana namun mendalam untuk menilai praktik spiritual kita sehari-hari. Mari kita renungkan bersama apa yang membedakan jalan yang benar dari yang salah, menurut ajaran Buddha.
Dalam khotbah singkat ini, Sang Buddha membedakan antara Dhamma sejati (saddhamma) dan bukan Dhamma sejati (asaddhamma). Beliau menjelaskan bahwa bukan Dhamma sejati adalah sepuluh tindakan tidak terampil, dimulai dari membunuh makhluk hidup hingga pandangan salah. Sebaliknya, Dhamma sejati adalah menghindari sepuluh tindakan tidak terampil tersebut dan mengembangkan sepuluh tindakan terampil, yang berpuncak pada pandangan benar.
an10.191:1.1 “Saddhammañca vo, bhikkhave, desessāmi asaddhammañca.
an10.191:1.2 Taṁ suṇātha …pe…
an10.191:1.3 katamo ca, bhikkhave, asaddhammo?
an10.191:1.4 Pāṇātipāto …pe…
an10.191:1.5 micchādiṭṭhi—
an10.191:1.6 ayaṁ vuccati, bhikkhave, asaddhammo.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.