Katamo ca, bhikkhave, sukhudrayo dhammo?
Dan apakah, para bhikkhu, Dhamma yang berakibat kebahagiaan?
And what is the principle whose outcome is happiness?
Dukkhudrayasutta: Berakibat Penderitaan
Sutta ini mengajak kita merenungkan bagaimana setiap pilihan tindakan dan pandangan membawa akibat tertentu. Mari kita simak penjelasan Sang Buddha tentang dua jalur yang berbeda ini.
Dalam sutta ini, Sang Buddha mengajarkan kepada para bhikkhu tentang dua jenis Dhamma: yang berakibat penderitaan dan yang berakibat kebahagiaan. Dhamma yang berakibat penderitaan mencakup sepuluh tindakan tidak baik, seperti membunuh makhluk hidup hingga pandangan salah. Sebaliknya, Dhamma yang berakibat kebahagiaan adalah menghindari tindakan-tindakan tersebut dan mengembangkan pandangan benar.
Katamo ca, bhikkhave, sukhudrayo dhammo?
Dan apakah, para bhikkhu, Dhamma yang berakibat kebahagiaan?
And what is the principle whose outcome is happiness?
Pāṇātipātā veramaṇī …pe…
Menghindari pembunuhan makhluk hidup…
Not killing living creatures …
sammādiṭṭhi—
pandangan benar—
right view.
ayaṁ vuccati, bhikkhave, sukhudrayo dhammo”ti.
ini, para bhikkhu, disebut Dhamma yang berakibat kebahagiaan.”
This is the principle whose outcome is happiness.”
Dasamaṁ.
Selesai yang kesepuluh.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.