Sanāthā, bhikkhave, viharatha, mā anāthā.
Para bhikkhu, hiduplah dengan pelindung, bukan tanpa pelindung.
You should live with a protector, not without one.
Khotbah tentang Pelindung (Pertama)
Khotbah ini adalah sebuah daftar kualitas yang diibaratkan sebagai pelindung. Saat membacanya, Anda dapat merenungkan satu per satu kualitas tersebut dan melihat bagaimana masing-masing berperan sebagai fondasi yang menopang kehidupan spiritual, bukan sebagai aturan yang kaku melainkan sebagai perlindungan yang tumbuh dari dalam.
Dalam khotbah ini, Sang Buddha menyampaikan kepada para bhikkhu bahwa hidup tanpa pelindung adalah penderitaan. Beliau kemudian menjabarkan sepuluh kualitas yang menjadi pelindung sejati bagi seorang praktisi, mulai dari moralitas, pembelajaran, pertemanan yang baik, hingga kebijaksanaan yang menembus. Khotbah ini menegaskan bahwa pelindung sejati bukanlah sesuatu di luar diri, melainkan kualitas-kualitas batin yang dikembangkan.
Sanāthā, bhikkhave, viharatha, mā anāthā.
Para bhikkhu, hiduplah dengan pelindung, bukan tanpa pelindung.
You should live with a protector, not without one.
Dukkhaṁ, bhikkhave, anātho viharati.
Para bhikkhu, hidup tanpa pelindung adalah penderitaan.
Living without a protector is suffering.
Ime kho, bhikkhave, dasa nāthakaraṇā dhammā”ti.
Para bhikkhu, inilah sepuluh kualitas yang berfungsi sebagai pelindung.”
These are the ten qualities that serve as protector.”
Sattamaṁ.
Ketujuh.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.