‹
AN 10.177

Jāṇussoṇisutta

Khotbah dengan Jānussoṇi

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 10.177

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini mengajak kita merenungkan hubungan antara perbuatan, kelahiran kembali, dan praktik persembahan. Mari kita simak bagaimana Buddha menjawab pertanyaan brahmana Jānussoṇi dengan cara yang tidak terduga dan mendalam.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Brahmana Jānussoṇi bertanya kepada Buddha apakah pemberian yang dipersembahkan untuk sanak saudara yang telah meninggal benar-benar bermanfaat bagi mereka. Buddha menjelaskan bahwa hal itu hanya bermanfaat jika sanak saudara tersebut terlahir di alam peta (alam setan), bukan di alam lain. Percakapan kemudian meluas pada penjelasan bahwa perbuatan baik dan buruk menentukan kelahiran kembali, dan bahwa berdana tidak pernah sia-sia bagi si pemberi, apa pun hasilnya.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an10.177:1.1

Atha kho jāṇussoṇi brāhmaṇo yena bhagavā tenupasaṅkami; upasaṅkamitvā bhagavatā saddhiṁ sammodi.

Kemudian brahmana Jānussoṇi mendatangi Sang Bhagavā, dan setelah mendekat, ia bertukar sapa dengan Sang Bhagavā.

Then the brahmin Jānussoṇi went up to the Buddha, and exchanged greetings with him.

an10.177:1.2

Sammodanīyaṁ kathaṁ sāraṇīyaṁ vītisāretvā ekamantaṁ nisīdi. Ekamantaṁ nisinno kho jāṇussoṇi brāhmaṇo bhagavantaṁ etadavoca:

Setelah berbincang-bincang dengan ramah dan bersahabat, ia duduk di satu sisi. Sambil duduk di satu sisi, brahmana Jānussoṇi berkata kepada Sang Bhagavā:

When the greetings and polite conversation were over, he sat down to one side and said to the Buddha,

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.