Ime kho, cunda, dasa kusalakammapathā.
Inilah, Cunda, sepuluh jalan perbuatan baik.
These are the ten ways of doing skillful deeds.
Khotbah dengan Cunda
Sutta ini mengajak kita merenungkan makna kesucian yang sesungguhnya. Mari kita simak bagaimana Buddha meluruskan pandangan Cunda tentang ritual penyucian lahiriah, dan mengarahkannya pada pemurnian batin melalui etika pikiran, ucapan, dan perbuatan.
Cunda, seorang pandai besi, menyatakan keyakinannya pada praktik penyucian para brahmana barat yang melibatkan ritual sentuhan tanah, kotoran sapi, rumput, api, matahari, dan air. Buddha kemudian menjelaskan bahwa kesucian sejati dalam disiplin para mulia bukanlah ritual eksternal, melainkan menjauhi sepuluh jalan perbuatan tidak terampil dan mengembangkan sepuluh jalan perbuatan terampil melalui tubuh, ucapan, dan pikiran.
Ime kho, cunda, dasa kusalakammapathā.
Inilah, Cunda, sepuluh jalan perbuatan baik.
These are the ten ways of doing skillful deeds.
Imehi kho, cunda, dasahi kusalehi kammapathehi samannāgato kālasseva uṭṭhahantova sayanamhā pathaviñcepi āmasati, suciyeva hoti; no cepi pathaviṁ āmasati, suciyeva hoti.
Ketika, Cunda, seseorang dilengkapi dengan sepuluh jalan perbuatan baik ini, maka jika ia bangun pagi-pagi dari tempat tidurnya dan menyentuh tanah, ia tetap suci; bahkan jika ia tidak menyentuh tanah, ia tetap suci.
When you have these ten ways of doing skillful deeds, then if you rise early, whether or not you stroke the earth from your bed, you’re still pure.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.