‹
AN 10.176

Cundasutta

Khotbah dengan Cunda

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 10.176

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini mengajak kita merenungkan makna kesucian yang sesungguhnya. Mari kita simak bagaimana Buddha meluruskan pandangan Cunda tentang ritual penyucian lahiriah, dan mengarahkannya pada pemurnian batin melalui etika pikiran, ucapan, dan perbuatan.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Cunda, seorang pandai besi, menyatakan keyakinannya pada praktik penyucian para brahmana barat yang melibatkan ritual sentuhan tanah, kotoran sapi, rumput, api, matahari, dan air. Buddha kemudian menjelaskan bahwa kesucian sejati dalam disiplin para mulia bukanlah ritual eksternal, melainkan menjauhi sepuluh jalan perbuatan tidak terampil dan mengembangkan sepuluh jalan perbuatan terampil melalui tubuh, ucapan, dan pikiran.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an10.176:31.1

Pharusaṁ vācaṁ pahāya, pharusāya vācāya paṭivirato hoti. Yā sā vācā nelā kaṇṇasukhā pemanīyā hadayaṅgamā porī bahujanakantā bahujanamanāpā, tathārūpiṁ vācaṁ bhāsitā hoti.

Setelah meninggalkan ucapan kasar, ia menghindari ucapan kasar. Ucapan apa pun yang halus, menyenangkan di telinga, penuh kasih, meresap ke hati, santun, disukai banyak orang, dan menggembirakan banyak orang, itulah ucapan yang ia ucapkan.

They give up harsh speech. They speak in a way that’s mellow, pleasing to the ear, endearing, going to the heart, polite, and likable and agreeable to the people.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.