‹
AN 10.172

Dutiyaadhammasutta

Khotbah tentang Prinsip-Prinsip Buruk (Ke-2)

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 10.172

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini memperlihatkan bagaimana para bhikkhu belajar dari Sang Buddha dan kemudian meminta bantuan seorang siswa senior untuk memahami ajaran yang ringkas. Perhatikan bagaimana Mahākaccāna dengan rendah hati menguraikan ajaran tersebut dan bagaimana Sang Buddha kemudian mengonfirmasi kebenarannya.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Sang Buddha memberikan ringkasan singkat tentang perlunya mengetahui prinsip-prinsip buruk dan baik beserta akibat-akibatnya, lalu meninggalkan para bhikkhu tanpa penjelasan terperinci. Para bhikkhu kemudian meminta Yang Mulia Mahākaccāna untuk menguraikan makna ringkasan tersebut. Mahākaccāna menjelaskan sepuluh prinsip buruk (pembunuhan, pencurian, perilaku seksual salah, dusta, ucapan memecah belah, ucapan kasar, omong kosong, ketamakan, kebencian, pandangan salah) dan lawan-lawannya sebagai prinsip baik, lengkap dengan akibat buruk dan baiknya. Sang Buddha kemudian membenarkan penjelasan Mahākaccāna sebagai benar dan sesuai dengan pemahaman-Nya sendiri.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an10.172:22.1

‘Yaṁ kho no, āvuso, bhagavā saṅkhittena uddesaṁ uddisitvā vitthārena atthaṁ avibhajitvā uṭṭhāyāsanā vihāraṁ paviṭṭho—

‘Setelah memberikan ringkasan singkat ini, Sang Bhagavā masuk ke tempat tinggal-Nya tanpa menjelaskan maknanya secara terperinci:

The Buddha gave this brief summary recital, then entered his dwelling without explaining the meaning in detail:

an10.172:22.2

adhammo ca, bhikkhave, veditabbo …pe…

“Para bhikkhu, kalian harus mengetahui prinsip yang buruk dan prinsip yang baik …

‘You should know bad principles and good principles …

an10.172:22.3

tathā paṭipajjitabban’ti.

dan berlatih sesuai dengan itu.”

and practice accordingly.’

an10.172:22.4

Imassa kho ahaṁ, āvuso, bhagavatā saṅkhittena uddesassa uddiṭṭhassa vitthārena atthaṁ avibhattassa evaṁ vitthārena atthaṁ ājānāmi.

Para sahabat, inilah bagaimana aku memahami makna terperinci dari ringkasan singkat yang diucapkan oleh Sang Bhagavā tanpa penjelasan terperinci.

And this is how I understand the detailed meaning of this summary recital.

an10.172:22.5

Ākaṅkhamānā ca pana tumhe, āvuso, bhagavantaṁyeva upasaṅkamitvā etamatthaṁ paṭipuccheyyātha.

Dan jika kalian menginginkannya, para sahabat, kalian boleh mendatangi Sang Bhagavā dan menanyakan hal ini kepada-Nya.

If you wish, you may go to the Buddha and ask him about this.

an10.172:22.6

Yathā no bhagavā byākaroti tathā naṁ dhāreyyāthā”ti.

Demikianlah hendaknya kalian ingat sesuai dengan jawaban Yang Mulia.”

You should remember it in line with the Buddha’s answer.”

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.