an10.14:13.1 Yassa kassaci, bhikkhave, bhikkhussa vā bhikkhuniyā vā ime pañca cetokhilā pahīnā ime pañca cetasovinibandhā susamucchinnā, tassa yā ratti vā divaso vā āgacchati vuddhiyeva pāṭikaṅkhā kusalesu dhammesu no parihāni.
Kekerasan Hati
Sutta ini adalah ajaran langsung dari Sang Buddha tentang peta batin yang halus. Mari kita simak dengan tenang, merenungkan mana di antara sepuluh kondisi ini yang mungkin masih ada dalam diri kita, dan bagaimana hal itu memengaruhi semangat latihan kita sehari-hari.
Dalam sutta ini, Sang Buddha menjelaskan sepuluh kondisi batin yang menghalangi kemajuan spiritual seorang bhikkhu atau bhikkhuni: lima kekerasan hati (cetokhila) dan lima belenggu batin (cetasovinibandha). Beliau menguraikan bagaimana kondisi-kondisi ini menyebabkan kemunduran, dan sebaliknya, bagaimana melepaskannya membawa pertumbuhan dalam kualitas-kualitas bermanfaat, dengan menggunakan perumpamaan bulan yang memudar dan bulan yang tumbuh.
an10.14:13.1 Yassa kassaci, bhikkhave, bhikkhussa vā bhikkhuniyā vā ime pañca cetokhilā pahīnā ime pañca cetasovinibandhā susamucchinnā, tassa yā ratti vā divaso vā āgacchati vuddhiyeva pāṭikaṅkhā kusalesu dhammesu no parihāni.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.